Rabu, 01 Oktober 2008

Gema MH Ainun Najib dan Kiai Kanjeng



Ramadan kali ini terasa berbeda karena beberapa minggu yang lalu karena kampus kami tercinta UNNES kedatangan tamu istimewa yaitu MH Ainun Najib dan Kiai Kanjeng.Sebelumnya saya hanya pernah mendengar nama tersebut tanpa mengetahui bagamana dan apa yang dapat mereka lakukan .Satu hal yang pasti mereka adalah seniman .

Pada saat itu saya hanya menduga bahwa mereka akan memainkan beberapa lagu karena di panggung terdapat berbagai macam alat musik.Pada awal penampilan MH memperkenalkan dirinya dan para personil Kiai Kanjeng yang disisipi beberapa dakwah yang berselimut humor,dilanjutkan dengan penampilan Kiai Kanjeng yang membuat penonton tercengang dengan keunikan musiknya .Gamelan bertalu-talu dengan irama yang kadang sangat cepat ,lambat ,atau sedang –sedang saja terdengar harmonis dengan petikan bass yang saya kira pemainnya memiliki skill tinggi karena saya sedikit banyak tahu da bisa memainkan bass ,ditambah dengan kepiawaian pemain keyboard dan drumer yang terlihat gemuk tetapi luar biasa cekatan.Yang lebih mencengangkan lagi mereka memainkan lagu bernuansa pop ,rock ,jazz ,keroncong,tiong hoa,bali,sampai sunda ,serta lagu-lagu hits yang mereka sadur dari beberapa negara yang telah mereka kunjungi.Mereka berprinsip “bawakan lagu yang negara anda bisa mainkan ,maka kita akan mencoba memainkannya” dengan cara mereka sendiri tentunya.

Luar biasa ,lirik – lirik yang bertema moral,sosial ,sampai islami mereka kemas dalam pertunjukan musikal yang indah dan baru pertama saya temui.Sampai pada tengah pertunjukan saya merasa luluh oleh lagu islami yang dibawakan seorang mahasiswi UNNES disertai iringan musik dari Kiai Kanjeng.Semua distorsi yang disuntikkan kebebasan punk ke dalam hati ini,yang telah bertahan selama bertahun tahun luluh oleh alunan musik tradisional berskil tinggi pada malam itu.Saya mengacungkan ibu jari atas kreativitas dan kemurnian hati mereka dalam meneguhkan eksistensi agama dan negara kita tercinta.

Tidak ada komentar: